AGEN LAKU PANDAI, SOLUSI PELAYANAN KEUANGAN MASYARAKAT

Agen Laku Pandai
Masih ingat dengan agen Laku Pandai? Agen Laku Pandai adalah Layanan Keuangan Tanpa Kantor atau perpanjangan tangan dari institusi perbankan yang berdiri sendiri.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada September 2017, jumlah agen Laku Pandai di Indonesia telah mencapai 428.852 agen dari target 1 juta agen laku pandai pada 2020 mendatang.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang ternyata masih enggan membuka rekening tabungan melalui agen Laku Pandai. Hasil survei Microsave Indonesia bersama Helix Institute of Digital Finance menunjukan bahwa saat ini hanya 28% dari para agen yang menawarkan layanan pembukaan rekening dari 1.300 agen Laku Pandai yang disurvei. Sekadar informasi, Survei dilakukan dengan mewawancarai sampel sebanyak 1.300 agen Laku Pandai dari 15 provinsi di Indonesia sepanjang Juli hingga September 2017.

Keberadaan agen Laku Pandai merupakan salah satu program pemerintah yang diharapkan mampu menjangkau dan melayani masyarakat terutama yang masyarakat kelas bawah agar mempunyai akses layanan keuangan formal. Hal ini digagas akibat masih rendahnya tingkat literasi keuangan di Indonesia.

OJK mencatat, pada tahun lalu indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia masih rendah. Hasil survei nasional literasi dan inklusi keuangan tahun 2016, bahwa terdapat 67,8% masyarakat yang menggunakan produk dan layanan keuangan, namun hanya 29,7% masyarakat yang well literate.

Berdasarkan hasil survei Microsave Indonesia bersama Helix Institute of Digital Finance, agen Laku Pandai mampu memberikan layanan perbankan lebih ekstensif atau 67 jam per minggu dibandingkan dengan kantor cabang bank 35 jam per minggu. Selain itu, dengan posisi agen Laku Pandai yang merupakan perorangan, diharapkan masyarakat tak sungkan untuk berkonsultasi mengenai keuangan.

0 komentar:

Posting Komentar